Rabu, 06 Mei 2020

Apa itu Bekerja?

Bekerja itu ibadah
Bekerja itu belajar
Bekerja itu berkarya
Bekerja itu mengabdi

Aku teringat saat rasa penat terhadap pekerjaan menghampiri, kalimat di atas memberikan semangat tersendiri pada diriku. Aku teringat dengan hymne gadjah mada (hymne kampus tempat aku kuliah):

Bakti kami mahasiswa gadjah mada semua
Kuberjanji memenuhi panggilan bangsaku

Aku berfikir bahwa bekerja adalah salah satu bentuk panggilan bangsa. Sehingga apa yang aku kerjakan harus demi bangsa.

Pada saat aku sedang dalam masa penantian (untuk bekerja), aku berdoa kepada Allah untuk diberikan pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang kutekuni saat kuliah, yakni di bidang hukum. Selain itu aku juga berniat bekerja untuk mengamalkan ilmu yang kuperoleh selama kuliah.

Tepat sesuai target, alhamdulillah akhirnya aku diterima bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Gresik. Perusahaan tersebut bernama PT Kawasan Industri Gresik (KIG). Dan ini adalah tempat kerja pertamaku.

Setelah merantau jauh dari Kediri, Bekasi, dan Yogyakarta, aku sempat kecewa mengapa arah takdirku dikembalikan ke Jawa Timur. Bisa dibilang cukup lama aku dapat beradaptasi di Kabupaten Gresik saat itu. Tempat kos yang belum nyaman, cita rasa masakan yang belum cocok, rute pulang yang amat ribet, dan terutama cyrcle pertemanan yang masih sangat absurd. Namun, seiring berjalannya waktu kenyamanan perlahan kurasakan setelah 1 tahun tinggal disana. Untuk rute pulang tetaplah menjadi problematik yang berada di luar kendaliku.

Di KIG, aku bersyukur bertemu dengan orang orang yang menurutku keren. Definisi orang keren disini adalah orang yang berpendidikan, taat agama, peduli dengan bawahan, tak pelit ilmu, perhatian, dan gemar berbagi. Diantara orang keren itu adalah Ibu/Bapak Direktur Utama, Bapak Direktur, Bapak Bapak Pemegang Saham dan jajarannya, Notaris, Lawyer, dan Auditor. Aku sungguh belajar banyak dari mereka. Dan aku bersyukur bisa dikenal dan disayang oleh mereka. Bahkan sampai saat ini kami masih berhubungan baik. Semoga mereka selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiiin.

Ibu Direktur Utama pernah berkata bahwa dalam bekerja itu yang terpenting adalah kecerdasan Emotional Intelligence (EQ). Kecerdasan Intelligence Quotient (IQ) juga diperlukan, tetapi tidak sebanyak EQ. Itulah mengapa banyak orang pintar tetapi dia gagal dalam hal pekerjaan.

Dalam bekerja, pada prosesnya aku diperkenalkan dengan berbagai macam tantangan pekerjaan. Mulai tantangan yang berasal dari internal bagian sampai tantangan yang bersifat global melibatkan perusahaan sendiri bahkan melibatkan pemegang saham. Saking kompleksnya tantangan, Bapak Direktur pernah menyampaikan bahwa aku harus bersyukur bekerja disana karena sangat banyak sekali tantangan yang bahkan mungkin tantangannya melebihi tantangan yang dialami oleh pemegang saham. Aarrgh….aku berfikir mungkin pada saat itu beliau hanya ingin menyemangatiku.

Sesuatu hal yang besar berasal dari sesuatu hal yang kecil. Jika tidak di KIG, mungkin aku tidak akan pernah punya mimpi yang besar dalam pekerjaan. Tantangan demi tantangan kuhadapi dengan tetap semangat, berprasangka baik, dan sabar. Berupaya seoptimal mungkin seraya senantiasa menengadahkan tangan adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Disanalah letak kekuatanku.

Pondasi amal adalah niat. Semua hal yang terjadi dalam pekerjaan, seberat apapun kondisinya akan dapat teratasi hanya jika niatnya tepat. Dan aku merasa bahwa niatku bekerja sudah tepat. Masalah penghasilan yang kudapat di awal bekerja mungkin bisa dibilang tak seberapa, tapi bagiku itu tak menjadi masalah utama. Yang terpenting adalah dengan penghasilanku aku bisa bertahan hidup di tanah rantau, bisa berbagi dengan orang tua, dan yang terpenting lagi berkah (bertambahnya kebaikan).   

Dimanapun tempat bekerja, pasti ada enak dan tidaknya. Dengan niat yang tepat insyaAllah semuanya akan teratasi dengan baik. Semoga kita menjadi hamba yang senantiasa bersyukur atas limpahan nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita.

Menurutku bekerja adalah kompilasi dari optimalisasi akal pikiran, yang dibumbui dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman, dan bermuara pada kebermanfaatan.
Semoga tulisan tentang “Apa itu bekerja” ini dapat bermanfaat. Aamiin.

Salam,
Jakarta, Mei 2020

0 komentar:

Posting Komentar