Selasa, 30 Januari 2018

Trik & Tips Anti Galau ala Gue

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Wahai engkau perempuan yang mendamba kebahagiaan hakiki.
Wahai engkau perempuan yang menanti dengan sabar sang pujaan hati.
Engkaulah perempuan single yang kuat, tegar, sabar dan ikhlas atas segala skenario yang ditakdirkan dari Tuhan-Mu.

Kata Mb Fika asisten pribadinya Menteri Susi Pudjiastuti, single itu pilihan. Jadi yang masih memutuskan berstatus single ga boleh lagi galau kalau ada yang nanya Kapan Nikah ya. Hehe.

Percaya deh ya galau itu ga ada faedahnya. Etapi untuk teman-teman yang galau, aku mau share sedikit tentang trik and tips menghalau rasa galau yang tiba-tiba muncul tanpa bisa dibendung. Ini dari pengalaman pribadiku siy. hehe

1. Menyibukkan diri.
Di usia kita yang sudah melebihi seperempat abad, kira-kira udah pada jadi karyawan suatu di suatu perusahaan kayak aku atau jadi wiraswasta, atau jadi dosen, atau jadi mahasiswa atau peran-peran lainnya yang menjadi kesibukan kita sehari-hari. Apa pun itu peran kita, mari kita optimalkan. Aku percaya banget bahwa pertemuan dengan jodoh itu tidak mengenal ruang dan waktu. Dengan mengoptimalkan peran siapa tau Allah akan mempertemukan kita saat kita berada di sela-sela kesibukan. Kita tidak akan pernah tau jodoh kapan datangnya sehingga mempersiapkan diri sebaik mungkin menjadi tugas utama kita.

2. Selalu mendekat kepada Allah
Iman seseorang seringkali fluktuatif. Jika iman sedang berada di atas, maka jiwa ini pun terbawa optimis dalam menjalani ujian demi ujian yang datang. Namun, jika iman sedang berada di bawah, mengerjakan ibadah yang wajib sekali pun terasa amat terlunta-lunta. Oleh karena itu, sebisa mungkin bagaimana pun usaha kita, selalu mendekat kepada Allah itu penting. Minimal dengan berdzikir menyebut nama Allah. Berdzikir pun kadang hati tak terpaut dengan-Nya. Namun, kita harus tetap melakukannya.

Mudah sekali untuk bisa mendekat dengan Allah. Misalnya dengan sholat, baik wajib maupun sunnah, puasa, zakat, shodaqoh dan lain sebagainya yang itu bisa menghantarkan kita pada mengingat Allah.

Manusia diciptakan oleh Allah yakni untuk beribadah kepada-Nya dan beribadah itu banyak sekali bentuknya. Dengan mengingat Allah maka hati akan tenang. Dan ketenangan merupakan satu dari beberapa perasaan yang sangat kita butuhkan. Dengan ketenangan, kita bisa berpikir dengan jernih, iman pun terjaga sehingga kita tetap yakin bahwa urusan jodoh adalah hak prerogative Allah. Kita sebagai manusia cukup menjalankan tugas untuk berbakti kepada-Nya. Toh Allah telah berjanji kan bahwa seorang wanita yang baik akan mendapatkan lelaki yang baik dan begitu sebaliknya. Jadi, fokus saja pada janji Allah. 

3. Fokus pada impian
What’s your dreams in your life?. Udah pernah buat list impian? Atau sedang membangun mimpi?. Hidup tanpa tujuan itu bagaikan teh tanpa gula. Terasa tawar. dan tujuan yang aku maksud adalah mimpi.

Allah ciptakan kita hidup di dunia hanya sekali. Dan rasa rasanya sayang banget kalau ga dimaksimalin. Meski aku sendiri saat ini masih belajar, tapi aku paling ga rela hidup cuman datar-datar aja.

Bagiku impian adalah bagian dari doa. Allah sendiri telah berjanji dalam kalam-Nya bahwa kita diminta untuk berdoa dan Dia akan memperkenankan. Masa mau ga oercaya sama janji Allah?. 

Entah sejak kapan keyakinanku mulai timbul dan bertambah sampai sekarang jika berbicara tentang impian. Makhluk Allah yang paling sempurna adalah manusia karena dia dibekali akal pikiran. Dengan akal pikiran, manusia telah mampu merubah dunia. Dari penjajahan menuju kemerdekaan, dari tradisional menjadi modern, dari manual menjadi digital dan lain sebagainya.

Kecanggihan teknologi yang kita rasakan saat ini merupakan buah tangan para generasi yang konsen di bidangnya. Sungguh luar biasa, bukan?. So, kita jangan hanya sebagai penonton sejarah, tapi juga pelaku sejarah.

Bermimpilah dan gantungkan impian mu pada Allah. Dan tugas kita hanya berusaha terus berusaha lagi dan lagi. Gagal bangkit lagi, gagal lagi bangkit lagi dan begitu seterusnya. Kita tak akan pernah tau sampai kapan kita bangkit, tapi yakinlah bahwa kegagalan dan kesuksesan itu selalu bergandengan.

Takut mecoba karena takut gagal bagiku adalah awal dari kegagalan itu sendiri. Jauh jauhilah rasa takut untuk mencoba. Selagi ada kesempatan dan kualifikasi kita masuk dalam kriteria tersebut, maka tidak ada salahnya kita ikut mencoba. Toh hanya mencoba kan. Kalau gagal berarti itu bukan jalan kita. Biar ga kecewa, makanya selalu libatkan Allah dalam hal apa pun. Live is so simple, Bro.

Mungkin cukup tiga trik and tips dulu ya, Kawan. Mari kita amalkan bersama. Boleh loh kalau ada yang mau nambahin. Hehe

Apapun status kita, semoga ridho dan berkah Allah senantiasa mengiringi hidup kita. Aku pernah merenung bahwa single atau merit itu hanya masalah status, tapi taat beribadah kepada Allah adalah kewajiban bagi para single maupun yang udah merit. Jadi, fokosnya adalah taat beribadah kepada Allah ya, Guys.

Mari menjadi single yang aktif, positif, dan kreatif.

Sekian. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.  




0 komentar:

Posting Komentar